Jakarta, 30 Agustus 2026 – Aktor Denny Sumargo melakukan persiapan khusus untuk memerankan karakternya dalam film Baby Udon. Demi mendalami peran tersebut, ia mempelajari bahasa Jepang agar dapat membawakan karakter dengan lebih meyakinkan.
Keputusan untuk belajar bahasa Jepang menjadi bagian dari proses persiapan Denny sebelum menjalani produksi. Baginya, penguasaan bahasa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengucapkan dialog, tetapi juga membantu memahami karakter dan latar cerita yang dibangun dalam film.
Pelajari Bahasa Jepang untuk Dalami Karakter
Denny mengaku harus melakukan persiapan lebih serius karena karakter yang diperankannya memiliki keterkaitan dengan unsur Jepang. Ia berusaha memahami cara pengucapan sekaligus konteks bahasa yang digunakan dalam adegan.
Proses tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Denny. Bahasa Jepang memiliki struktur, intonasi, dan tingkat kesopanan yang berbeda dengan bahasa Indonesia sehingga membutuhkan latihan secara konsisten.
Ia pun tidak ingin sekadar menghafalkan dialog. Denny berupaya memahami makna setiap kalimat agar penyampaian dialog terasa lebih natural ketika berada di depan kamera.
Total dalam Persiapan Peran
Bagi Denny, persiapan sebelum syuting merupakan bagian penting dari pekerjaan seorang aktor. Ia perlu mengetahui latar belakang karakter, kebiasaan, cara berbicara, hingga lingkungan yang membentuk tokoh tersebut.
Pendalaman bahasa menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut. Dengan memahami bahasa yang digunakan karakter, Denny berharap dapat membangun penampilan yang lebih utuh.
Persiapan ini juga menunjukkan keseriusannya menggarap proyek Baby Udon. Ia tidak ingin karakter yang dimainkan hanya terlihat dari penampilan luar, tetapi juga memiliki gaya komunikasi yang sesuai dengan cerita.
“Baby Udon” Hadirkan Nuansa Jepang
Film Baby Udon mengangkat unsur budaya dan kehidupan yang berkaitan dengan Jepang. Karena itu, kemampuan berbahasa Jepang menjadi salah satu aspek yang dapat memperkuat atmosfer cerita.
Kehadiran Denny Sumargo menambah daya tarik tersendiri bagi film tersebut. Selama berkarier sebagai aktor, ia telah memainkan berbagai karakter dengan latar dan kepribadian yang berbeda.
Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Denny untuk menghadapi tantangan baru dalam Baby Udon. Namun, ia tetap melakukan persiapan khusus agar karakter yang dimainkan dapat tampil sesuai dengan kebutuhan cerita.
Denny Ingin Penonton Percaya
Pendalaman bahasa juga dilakukan agar penonton dapat lebih mudah percaya terhadap karakter yang ditampilkan. Dialog yang disampaikan dengan pengucapan dan intonasi yang tepat diharapkan membuat interaksi antarkarakter terasa lebih alami.
Denny menyadari bahwa detail kecil dapat memengaruhi kualitas akting. Karena itu, ia memilih mempersiapkan diri sejak awal, termasuk mempelajari bahasa Jepang sebelum proses produksi berlangsung.
Baginya, menjadi aktor bukan sekadar menghafal naskah dan mengikuti arahan sutradara. Aktor juga harus mampu masuk ke dunia karakter dan memahami konteks yang melatarbelakanginya.
Melalui persiapan tersebut, Denny Sumargo berharap penampilannya di Baby Udon dapat memberikan pengalaman berbeda bagi penonton. Upaya mempelajari bahasa Jepang menjadi salah satu bentuk keseriusannya untuk menghadirkan karakter yang lebih hidup dan meyakinkan di layar.





