Batam, 28 Agustus 2026 – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan Kementerian Kesehatan akan terus memperkuat sarana dan prasarana RSUD Embung Fatimah, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam menangani penyakit Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).
Budi mengatakan pemenuhan alat kesehatan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan rumah sakit. Salah satu fasilitas yang telah masuk dalam pengadaan adalah CT scan, sementara sejumlah peralatan lainnya ditargetkan menyusul hingga 2027-2028.
CT Scan Sudah Masuk
Budi menyampaikan satu unit CT scan telah masuk dalam dukungan Kementerian Kesehatan untuk RSUD Embung Fatimah. Keberadaan alat tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemampuan rumah sakit dalam mendiagnosis berbagai kondisi medis, termasuk kasus stroke.
Setelah CT scan tersedia, pemerintah juga mendorong pemenuhan fasilitas lain yang dibutuhkan untuk penanganan stroke, salah satunya catheterization laboratory atau cath lab.
Cath lab diperlukan untuk mendukung layanan intervensi jantung dan pembuluh darah sehingga pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di daerah lain.
Target Kurangi Rujukan
Menkes berharap peningkatan fasilitas dapat membuat RSUD Embung Fatimah semakin mandiri dalam menangani pasien dengan kondisi serius.
Ia menargetkan sekitar 80-90 persen kasus stroke yang ditangani di rumah sakit tersebut nantinya dapat diselesaikan di Batam sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke luar daerah.
Penguatan layanan juga mencakup penanganan penyakit jantung dan kanker yang menjadi bagian dari program pengampuan layanan KJSU.
Alat Bedah Saraf Ditambah
Selain CT scan, kebutuhan peralatan untuk layanan bedah saraf juga menjadi perhatian. Dokter Spesialis Bedah Saraf RSUD Embung Fatimah, Andi Nugraha Sendjaja, mengatakan sekitar 50 persen kebutuhan alat medis untuk mendukung kemandirian layanan bedah saraf telah tersedia.
Rumah sakit telah memiliki CT scan dan sejumlah peralatan untuk operasi. Namun, masih terdapat kebutuhan alat khusus untuk meningkatkan kemampuan tindakan bedah saraf.
Salah satunya adalah mikroskop khusus bedah yang disebut akan dibantu sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan.
Endoskopi Ikut Disiapkan
Kementerian Kesehatan juga menawarkan dukungan berupa alat endoskopi. Peralatan tersebut diharapkan dapat memperluas kemampuan tenaga medis dalam melakukan berbagai tindakan dengan teknologi yang lebih modern.
Menurut Andi, tambahan mikroskop dan endoskopi akan memperkuat pelayanan bedah saraf di RSUD Embung Fatimah.
Dengan dukungan tersebut, rumah sakit diharapkan mampu menangani lebih banyak kasus secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas kesehatan rujukan di luar Batam.
Penguatan Dilakukan Bertahap
Budi menegaskan pemenuhan peralatan kesehatan tidak dilakukan sekaligus, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan rumah sakit.
Kementerian Kesehatan akan melanjutkan dukungan secara bertahap sampai 2027-2028. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan agar masyarakat di daerah memperoleh akses terhadap fasilitas medis yang semakin lengkap.
RSUD Dinilai dalam Kondisi Baik
Dalam kunjungannya, Budi juga menilai kondisi RSUD Embung Fatimah cukup baik. Ia memberikan apresiasi terhadap kebersihan, kerapian, serta pengelolaan fasilitas rumah sakit.
Kondisi fasilitas yang baik dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan ketika dukungan alat kesehatan dan sumber daya medis terus ditambah.
RSUD Embung Fatimah sendiri telah menyediakan berbagai layanan spesialis dan penunjang, termasuk cath lab, radiologi, kemoterapi, laboratorium, serta layanan bedah saraf.
Perkuat Layanan Kesehatan Batam
Penambahan alat kesehatan di RSUD Embung Fatimah diharapkan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat Batam dan wilayah sekitarnya.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, pasien dengan penyakit jantung, kanker, stroke, maupun gangguan uronefrologi dapat memperoleh penanganan lebih dekat dengan tempat tinggalnya.
Penguatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemerataan layanan kesehatan dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk mencari pengobatan ke luar daerah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan Kementerian Kesehatan akan memperkuat alat kesehatan RSUD Embung Fatimah Batam untuk mendukung layanan KJSU. CT scan telah masuk dalam dukungan pemerintah, sementara cath lab, mikroskop bedah, dan endoskopi menjadi bagian dari penguatan fasilitas secara bertahap hingga 2027-2028.





