“Ningrat” adalah salah satu lagu populer dari band rock Jamrud, yang dirilis dalam album berjudul sama pada tahun 2000. Lagu ini menjadi sangat dikenal karena bukan hanya menghadirkan musik rock yang enerjik, tetapi juga membawa pesan kritik sosial yang dibalut dengan lirik jenaka dan mudah diingat.
Nuansa Musik
Secara musikal, “Ningrat” menampilkan ciri khas Jamrud yang menggabungkan:
-
Riff gitar elektrik yang tajam dan catchy, membuat lagu ini mudah dikenali sejak intro.
-
Tempo cepat dengan hentakan drum keras, memberi energi penuh khas musik rock alternatif.
-
Vokal Krisyanto yang kuat dan serak, menghadirkan kesan lantang namun tetap menghibur.
Kombinasi musik keras dengan lirik jenaka membuat lagu ini terasa segar dan berbeda dari kebanyakan lagu rock Indonesia saat itu.
Makna Lirik
Lirik “Ningrat” berisi sindiran terhadap gaya hidup dan sikap orang-orang yang merasa lebih tinggi derajatnya karena status sosial atau kekayaan. Dengan gaya khas Jamrud, kritik ini disampaikan lewat humor dan ironi.
-
Sindiran kelas sosial – menggambarkan orang-orang yang suka pamer status atau merasa lebih mulia.
-
Pesan kesetaraan – bahwa manusia sejatinya sama, tidak ada yang lebih tinggi hanya karena jabatan atau harta.
-
Kemas jenaka – penggunaan kata-kata ringan membuat pesan yang serius tetap terasa menghibur.
Resonansi dengan Pendengar
Bagi banyak pendengar, lagu ini menjadi pengingat sekaligus hiburan. Pesan moral yang disampaikan Jamrud lewat “Ningrat” terasa relevan, terutama dalam masyarakat yang masih sering terjebak dalam kesenjangan sosial.
Popularitas
“Ningrat” sukses besar di era 2000-an dan menjadi salah satu lagu ikonik Jamrud. Lagu ini tidak hanya populer di radio dan televisi, tetapi juga sering dibawakan dalam konser dengan sambutan meriah dari penonton. Bahkan hingga kini, “Ningrat” masih menjadi lagu wajib dalam daftar putar penggemar musik rock Indonesia.
Kesimpulan
Dengan “Ningrat”, Jamrud berhasil menyampaikan kritik sosial tanpa harus kaku atau menggurui. Lagu ini adalah contoh bagaimana musik rock bisa menjadi sarana hiburan sekaligus refleksi sosial, dibalut dengan humor khas yang membuatnya tetap dikenang hingga sekarang.