Mantan bek Timnas Inggris, Jamie Carragher, mengaku tidak terlalu optimistis dengan peluang The Three Lions di Piala Dunia 2026. Menurutnya, skuad yang dibawa pelatih Thomas Tuchel memang berisi banyak pemain berkualitas, tetapi belum cukup meyakinkan untuk bersaing dengan para favorit juara.
Dalam sebuah diskusi jelang turnamen, Carragher menyebut Inggris memiliki banyak pemain yang tampil bagus di level klub, khususnya di Liga Inggris. Namun, ia merasa tidak semua pemain tersebut telah membuktikan diri sebagai bintang besar di level internasional. Karena itu, ia memperkirakan perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 tidak akan mudah.
“Saya punya sedikit kekhawatiran. Saya pikir Inggris akan mengalami kesulitan di turnamen ini,” ujar Carragher. Ia menilai skuad saat ini belum memiliki kedalaman dan kualitas yang cukup untuk membuatnya benar-benar yakin Inggris bisa melangkah jauh.
Carragher juga menyoroti beberapa keputusan berani Tuchel dalam menentukan skuad. Sejumlah nama besar seperti Phil Foden, Cole Palmer, dan Trent Alexander-Arnold tidak masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke turnamen. Menurut Carragher, keputusan tersebut menunjukkan bahwa Tuchel lebih mengutamakan keseimbangan tim dibanding sekadar mengumpulkan pemain dengan kemampuan individu terbaik.
Meski demikian, Carragher tetap menilai Tuchel sebagai pelatih yang memahami kebutuhan timnya. Ia percaya pelatih asal Jerman itu memiliki alasan kuat di balik setiap keputusan yang diambil, terutama dalam membangun kekompakan skuad untuk menghadapi tekanan turnamen besar.
Inggris sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu kandidat kuat juara. Namun, mereka harus menghadapi tantangan berat, mulai dari cuaca, jadwal pertandingan yang padat, hingga persaingan ketat dari tim-tim unggulan seperti Spain, France, dan Argentina.
Kini, tantangan bagi Inggris adalah membuktikan bahwa keraguan Carragher tidak beralasan. Jika mampu menunjukkan konsistensi dan memaksimalkan potensi yang dimiliki, The Three Lions tetap memiliki peluang untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar Piala Dunia pertama sejak 1966.






