Game Lokal “Legenda Majapahit: Tunggul Ametung” Masuk Nominasi Indie Game Awards Tokyo 2025

Jakarta, 7 Juli 2025 — Dunia game Indonesia kembali mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Game buatan studio lokal GarudaVerse Interactive berjudul “Legenda Majapahit: Tunggul Ametung” berhasil masuk sebagai salah satu finalis Indie Game Awards 2025 yang akan digelar dalam rangkaian Tokyo Game Show September mendatang.

Game ini menjadi satu-satunya perwakilan Asia Tenggara di antara 12 finalis dari seluruh dunia, dan dipuji karena kedalaman cerita sejarahnya, mekanisme RPG berbasis strategi, serta penyajian budaya Jawa Kuno secara autentik namun modern.


Mengangkat Sejarah dengan Sentuhan Fantasi

Legenda Majapahit: Tunggul Ametung mengisahkan masa-masa awal sebelum berdirinya Majapahit, berfokus pada tokoh Tunggul Ametung, Adipati Tumapel, dan konflik dengan Ken Arok yang kelak menjadi pendiri Singhasari.

Namun game ini tidak hanya menampilkan kisah sejarah, melainkan menggabungkan unsur mitologi lokal, kekuatan magis leluhur, dan intervensi roh nusantara. Pemain bisa menjelajahi hutan mistis, pasar kerajaan, hingga medan perang taktis sambil membentuk aliansi politik dan spiritual.

Fitur utama:

  • ⚔️ Pertempuran taktis berbasis giliran dengan sistem karma-dharma

  • 🗺️ Eksplorasi 2.5D dunia Nusantara dengan misi sejarah dan mistik

  • 🏺 Interaksi mendalam dengan tokoh legenda seperti Mpu Gandring dan Ken Dedes

  • 📜 Sistem percabangan narasi yang dipengaruhi pilihan etika pemain


Dukungan Komunitas dan Pemerintah

Game ini dikembangkan selama 3 tahun dengan dukungan program Dana Kreatif Digital Indonesia (DKDI) dan kolaborasi dengan sejarawan serta budayawan. Sejak versi demo dirilis awal 2025, komunitas gamer lokal menyambutnya dengan antusias. Versi beta bahkan diunduh lebih dari 500.000 kali dalam dua minggu pertama.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan,

“Ini bukti bahwa Indonesia bukan hanya pasar game, tapi juga pencipta game berkualitas dengan identitas budaya kuat.


Respon Dunia Internasional

Media game luar seperti IGN Jepang dan PC Gamer Asia menyoroti keunikan Tunggul Ametung sebagai “The Witcher-nya Asia Tenggara versi budaya sendiri.” Beberapa jurnalis menyebut game ini sebagai jembatan penting antara narasi lokal dan standar RPG global.


Rencana Rilis dan Ekspansi

Game ini akan rilis penuh di platform PC dan konsol (PlayStation dan Xbox) pada November 2025, dengan versi mobile direncanakan untuk 2026. Versi multibahasa (Indonesia, Inggris, Jepang) akan tersedia, dan studio juga membuka akses modding bagi komunitas pengembang indie.


Kesimpulan

Legenda Majapahit: Tunggul Ametung bukan sekadar game, tetapi sarana menghidupkan kembali sejarah, mitos, dan jiwa Nusantara dalam medium digital. Game ini adalah bukti bahwa ketika budaya dipadukan dengan teknologi dan kreativitas — hasilnya bisa mendunia.

Majapahit bangkit kembali — kali ini, di layar dan tangan para pemain global.

Related Posts

Pendapatan Streamer Esports: Apa yang Dapat Kamu Harapkan?

Pendapatan streamer esports pada tahun 2025 sangat bervariasi, tergantung pada platform yang digunakan, jumlah penonton, dan model monetisasi yang diterapkan. Berikut adalah gambaran umum mengenai potensi pendapatan streamer esports: 💰…

Esports di China 2025: Tim-Tim Dominan yang Menguasai Panggung Global

Pada tahun 2025, China kembali menunjukkan dominasinya dalam dunia esports dengan prestasi luar biasa dari berbagai tim di sejumlah game populer. Berikut adalah sorotan utama dari tim-tim China yang mendominasi…

You Missed

Tomat (Tobat Maksiat) – Wali: Lagu Religi dengan Sentuhan Humor

Masih Cinta – Kotak: Romansa yang Tak Pernah Padam

Patah Hati – Potret: Luka yang Sulit Disembuhkan

Persip Pekanbaru Tampil Mengesankan, Kalahkan Persiraja Banda Aceh

PSM Makassar Tampil Solid Saat Mengalahkan Persikabo 1973

Ketika Cinta Bertasbih – Melly Goeslaw: Romansa dengan Sentuhan Religius