MIAMI, 20 Juni 2026 – Haiti resmi menjadi tim pertama yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun di Grup C. Hasil tersebut membuat peluang mereka untuk melaju ke babak 32 besar tertutup meski masih menyisakan satu pertandingan fase grup.
Perjalanan Haiti dimulai dengan kekalahan 0-1 dari Skotlandia pada laga pembuka. Meski mampu memberikan perlawanan cukup sengit, mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang dimiliki dan harus pulang tanpa poin dari pertandingan pertama.
Nasib serupa kembali terjadi saat menghadapi Brasil. Berhadapan dengan salah satu kandidat juara, Haiti kesulitan mengimbangi kualitas individu dan organisasi permainan lawan. Pertandingan berakhir dengan kekalahan 0-3 yang membuat mereka tetap tanpa poin dan belum mampu mencetak gol sepanjang turnamen.
Di Grup C, persaingan berlangsung sangat ketat dengan Brasil, Maroko, dan Skotlandia sama-sama mengoleksi poin penting dalam dua laga awal. Situasi tersebut membuat Haiti tidak lagi memiliki jalur matematis untuk mengejar posisi yang dibutuhkan guna lolos ke fase gugur.
Meski hasilnya mengecewakan, keikutsertaan Haiti di Piala Dunia 2026 tetap menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola negara Karibia tersebut. Kehadiran mereka di panggung terbesar sepak bola dunia menunjukkan perkembangan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam proses pembinaan pemain dan peningkatan kualitas tim nasional.
Pelatih Haiti menegaskan bahwa timnya akan tetap berjuang maksimal pada pertandingan terakhir fase grup. Laga tersebut menjadi kesempatan untuk menutup turnamen dengan penampilan terbaik sekaligus mencari poin perdana yang dapat menjadi modal berharga untuk masa depan.
Tersingkirnya Haiti juga menjadi pengingat betapa ketatnya persaingan di Piala Dunia. Kesalahan kecil dan kegagalan memanfaatkan peluang dapat berakibat fatal ketika menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai belahan dunia. Meski harus angkat koper lebih awal, pengalaman berharga dari turnamen ini diharapkan mampu membantu perkembangan sepak bola Haiti dalam jangka panjang.





