Jakarta, 28 Mei 2026 – Grup G 2026 FIFA World Cup diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik karena mempertemukan empat negara dengan karakter permainan dan ambisi yang berbeda. Belgium national football team datang sebagai unggulan utama, namun Egypt national football team, Iran national football team, dan New Zealand national football team diyakini tidak akan sekadar menjadi pelengkap. Keempat negara sama-sama memiliki target besar untuk lolos ke fase gugur dalam format baru Piala Dunia yang kini diikuti 48 peserta. Persaingan diperkirakan berlangsung ketat karena setiap tim memiliki kekuatan dan motivasi tersendiri. Banyak pengamat menilai Grup G berpotensi menghadirkan kejutan besar sepanjang fase grup nanti.
Belgia masih dianggap sebagai favorit utama berkat kualitas pemain dan pengalaman mereka di level internasional. Meski generasi emas mereka mulai memasuki akhir era, skuad The Red Devils tetap diperkuat pemain-pemain berkualitas seperti Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Lois Openda. Piala Dunia 2026 bahkan disebut bisa menjadi turnamen dunia terakhir bagi De Bruyne yang kini menjadi simbol generasi emas Belgia. Setelah gagal memenuhi ekspektasi di Qatar 2022, Belgia datang dengan misi membuktikan mereka masih layak bersaing di level tertinggi dunia. Kombinasi pemain senior dan generasi baru membuat Belgia tetap dipandang sebagai tim paling kuat di Grup G.
Namun ancaman serius datang dari Mesir yang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen pada edisi sebelumnya. Kehadiran Mohamed Salah membuat The Pharaohs menjadi salah satu tim paling berbahaya di grup ini. Salah diprediksi menjalani salah satu turnamen internasional terakhirnya dan memiliki ambisi besar membawa Mesir melangkah jauh. Selain Salah, Mesir juga diperkuat Omar Marmoush yang tampil impresif di Eropa dalam beberapa musim terakhir. Di bawah pelatih Hossam Hassan, Mesir mulai menunjukkan keseimbangan antara kekuatan fisik khas Afrika dan kualitas teknik pemain depan mereka.
Sementara itu Iran datang dengan pengalaman dan konsistensi sebagai salah satu kekuatan utama Asia dalam beberapa tahun terakhir. Meski sempat menghadapi isu nonteknis terkait politik dan perjalanan menuju Amerika Serikat, Team Melli tetap dianggap memiliki kualitas untuk bersaing memperebutkan tiket lolos. Pemain seperti Mehdi Taremi, Sardar Azmoun, dan Alireza Jahanbakhsh masih menjadi tulang punggung skuad Iran. Gaya bermain disiplin dan organisasi pertahanan yang kuat membuat Iran selalu sulit dikalahkan di turnamen besar. Mereka diperkirakan akan menjadi lawan yang sangat merepotkan bagi Belgia maupun Mesir di fase grup.
Di atas kertas, Selandia Baru memang menjadi tim paling tidak diunggulkan di Grup G. Namun wakil Oseania itu datang tanpa tekanan dan justru bisa menjadi kuda hitam berbahaya. Striker senior Chris Wood masih menjadi tumpuan utama The All Whites untuk mencuri poin penting. Format baru Piala Dunia yang memberi peluang lebih besar bagi peringkat ketiga terbaik membuat Selandia Baru tetap memiliki kesempatan realistis untuk bersaing. Dengan semangat tinggi dan motivasi besar sebagai wakil Oseania, mereka diyakini akan berusaha memberikan kejutan di setiap pertandingan. Grup G pun diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif dan penuh drama di Piala Dunia 2026







