Sabtu malam, 23 Agustus 2025, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi saksi ambisi besar Persebaya Surabaya yang bertekad meraih kemenangan kandang pertama musim ini saat menghadapi Bali United—tim yang selama bertahun-tahun menjadi batu sandungan mereka. Pekan sebelumnya Persebaya menang tipis atas Persita di kandang, memberi sedikit kepercayaan diri, tapi rekor pertemuan masih membayangi.([turn0search1])
Bayang-Bayang Rekor Buruk Melawan Bali United
Sejak era Liga 1 2018, kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali, dengan Persebaya hanya memenangkan 4 laga dan Bali United unggul dalam 8 kesempatan. Kenyataan paling menyakitkan: Bali United menang di tujuh pertemuan beruntun sejak 2022, mencetak total 16 gol tanpa balas. Rekor ini hadir bukti dominasi Bali dan tekanan mental bagi Persebaya. Pelatih Eduardo Perez memilih sikap santai—“Saya tidak peduli itu”—walau mengetahui pentingnya laga.([turn0search2])
Persiapan Matang untuk Melawan Mentalitas
Pelatih Perez menegaskan bahwa timnya fokus pada pertandingan ini saja, tanpa terlalu terpengaruh riwayat negatif. Ia menyadari kelemahan lini depan, tercermin hanya satu gol dari dua laga awal (oleh Francisco Rivera), sambil berharap striker utama Mihailo Perovic segera mencetak gol pertama musim ini. Sementara itu, Bali United datang dengan ambisi membalikkan musim mereka yang belum stabil—meski belum menang di dua laga pertama, mereka menunjukkan peningkatan dalam pola serangan.([turn0search0], [turn0search2])
Atmosfer Laga dan Dukungan Suporter
Masalah mental tak hanya pada catatan head-to-head. Sudah tiga laga kandang terakhir Persebaya gagal dimenangkan. Kini, tekanan semakin besar karena ribuan suporter Bonek diharapkan memenuhi tribun GBT. Meski begitu, gelandang muda Bali United, Reyner Barusu, menyebut dukungan tuan rumah bukan penghalang—“kami tetap tampil maksimal dan siap curi poin,” ujarnya penuh percaya diri.([turn0search11])
Ringkasan Intisari untuk Pengembangan Konten
Aspek Cerita | Rangkuman |
---|---|
Agenda Utama | Persebaya incar kemenangan kandang pertama musim ini |
Rekor Historis | Bali United menang 7 laga terakhir, mencetak 16 gol |
Sikap Perez | Fokus ke laga sekarang, abaikan statistik buruk |
Permasalahan Tim | Minim gol, perlu ketajaman lini depan diperbaiki |
Atmosfer Suporter | Tekanan dari Bonek yang memenuhi GBT, tapi Bali tetap pede |
Sudut Tulis Potensial | Feature rasa ‘beban’ psikologis, spotlight striker, atau budaya suporter fanatik |