Trending News:BDO Soroti Ancaman Keamanan Data sebagai Tantangan Utama Adopsi AI di PerusahaanPolres Metro Jakarta Pusat Berikan Penjelasan Terkait Penghentian Penyelidikan Kasus PencurianKepala Bakom Klarifikasi Agenda di Istana Bogor, Tegaskan Bukan Rapat KabinetRSUD Dr Soetomo Tangani Dua Korban Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan BromoPentingnya Menjaga Kesehatan Mental Peserta Didik di Tengah Perkembangan Teknologi DigitalSporting Taklukkan Lens, Sabah Raih Kemenangan Penting atas PrahaPenggerebekan Kasus Narkoba di Kayumalue Ricuh, Petugas Hadapi Perlawanan WargaBanyumas Dilanda Kekeringan, Pemkab Gelar Shalat Istisqa untuk Memohon Turunnya HujanPenembakan Massal di Pennsylvania Tewaskan 8 Orang, Pelaku Ditemukan Tewas Bunuh DiriGempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG Ungkap Penyebab dan Pastikan Tak Berpotensi TsunamiKriminal Sepekan: Guru Pesantren Jadi Tersangka hingga Mahasiswa UI Mengalami PenganiayaanSembilan Atlet Muda dari Berbagai Daerah Raih Beasiswa Bulutangkis 2026 untuk Kembangkan PrestasiPria Berusia 61 Tahun Meninggal Akibat Mpox di Spanyol, Kewaspadaan terhadap Penyakit Menular DitingkatkanTabung Oksigen Meledak di Jakarta Utara, Satu Orang Tewas dan Satu Lainnya TerlukaBlok M Tetap Beroperasi Selama Penataan Kawasan, Tenant dan TransJakarta Tetap BukaKualitas Udara Jakarta Masuk Lima Besar Terburuk di DuniaTNI Perkenalkan Pakaian Dinas Upacara Baru pada Peringatan HUT Ke-81Pakar Nilai Penanganan Terorisme Jadi Wujud Kehadiran Negara Lindungi MasyarakatPenanganan Kasus Perundungan di Tangsel Kedepankan Kepentingan Terbaik AnakInflasi Tahunan Jakarta Capai 2,71 Persen pada September 2026Ada Apa dengan Cristiano Ronaldo? Tinggalkan Timnas Portugal Jelang Lawan DenmarkManchester City Tegaskan Tak Bersalah dan Siapkan Banding atas Putusan Premier LeagueDKI Kemarin: Kebakaran Joglo hingga Fasilitas RPTRA Pedongkelan DicuriWall of Jakarta di Pulau Tidung Perkuat Pesona Wisata Kepulauan SeribuPemkot Cirebon Angkat Keunikan Pecinan Jadi Destinasi Wisata BudayaESDM Siapkan CNG hingga Jargas untuk Tekan Konsumsi LPG 3 KgShania Gracia Ungkap Tantangan Perankan Vania di Serial Dalam Suka dan DustaAirlangga Tanggapi Tenang Ancaman Tarif AS terhadap Importir Minyak RusiaMSI Dorong Penghentian Impor Singkong untuk Angkat Harga dan Perluas Pasar BioetanolBelarus Bidik Penguatan Kemitraan dengan Indonesia dari Perdagangan hingga Kecerdasan BuatanGranit Xhaka Akui Kesalahan soal Sertifikat Vaksin COVID-19, Siap Kooperatif dalam PenyelidikanKomite Wasit Nilai Tekel Lee Kang-in ke Federico Valverde Layak Berbuah Kartu MerahKebakaran Apartemen Teluk Intan Jakarta Utara Berhasil Dipadamkan, 53 Penghuni SelamatDi Balik Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Kontak, Tim SAR Hadapi Cuaca hingga Arus LautKarhutla Kalsel Ancam Habitat Bekantan, Pemulihan Ekosistem Jadi PerhatianFrieslandCampina Siap Ambil Kendali Ultrajaya lewat Transaksi Rp14,57 TriliunKPK Geledah Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN, Dokumen dan Barang Bukti Elektronik DisitaKematian Serda Ahmad Diselidiki, Dugaan Kekerasan Senioritas Jadi SorotanKasus Korupsi hingga Dugaan Perburuan Penyu Warnai Peristiwa Hukum NasionalPramono Pastikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta Terdampak KekeringanBintang Rally Dunia Bakal Panaskan Persaingan World Cup Rally 2026 JakartaKebakaran Lahan di Jakarta Utara Diduga Dipicu Puntung RokokJokowi Dijadwalkan Hadiri Rakorda PSI Jawa Barat, Ribuan Kader BersiapEks Pejabat CIA Ditemukan Simpan Ratusan Emas Batangan, Kesepakatan Pengakuan Bersalah Mulai DibahasPolisi Atur Lalu Lintas dan Parkir Jelang Duel Persija vs Persib di GBKOperasional LRT Manggarai–Velodrome Menunggu Evaluasi Hasil Uji CobaBGN Perbarui Data Penerima MBG, 1.653 Satuan Pendidikan Dikeluarkan dari SasaranPuan Dorong Dukungan Psikologis bagi Keluarga Jurnalis dan Kru yang Hilang di Selat SundaPertamina Perketat Pengawasan, 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Sepanjang 2026Penerbangan di Soetta dan Halim Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Anak KrakatauIsnandar Syahputra Resmi Jabat Wakil Ketua PN Arga Makmur, Diharapkan Perkuat Pelayanan PeradilanPejabat Bank Jadi Tersangka Kelima Kasus Dugaan Korupsi KPR Rp237 Miliar di KarawangSurvei ASI Catat 51,5 Persen Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis DilanjutkanAbu Anak Krakatau Capai Jakarta, Pramono Minta Warga Terapkan Langkah 5MPemprov DKI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Tembus Pasar InternasionalKarhutla 20 Hektare di Inhil Berhasil Dipadamkan, Petugas Fokus Cegah Api Kembali MunculBadan Kehormatan DPD Segera Panggil Arya Wedakarna untuk Beri KlarifikasiJenazah Pria Ditemukan di Gardu Listrik Pancoran, Polisi Selidiki Penyebab KematianJoshua Wong Akui Bersalah dalam Kasus Kolusi Asing, Terancam Hukuman Tambahan hingga Seumur HidupPersib Bandung Terus Melaju, Kontribusinya Angkat Sepak Bola IndonesiaPansus DPRD DKI Soroti Tumpukan 60 Ribu Ton Sampah di NagrakPemprov Sumbar Percepat Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir Kembali TerjadiChina Perketat Aturan Keluar-Masuk Mulai 15 September, Data Ponsel Bisa DimintaDenny Sumargo Perdalam Bahasa Jepang demi Peran di Film “Baby Udon”Santri Jombang Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai, Zulhas Beri ApresiasiIndonesia dan Selandia Baru Perluas Kemitraan di Sektor Pangan dan Energi BersihMenkes Siapkan Tambahan Alkes RSUD Embung Fatimah untuk Perkuat Layanan KJSUDua Pengedar Diduga Pasok Narkoba ke Revaldo Fifaldi Berhasil Ditangkap Polisi7 Tanda Serangan Jantung pada Wanita yang Sering Tak DisadariDulu Dosen di Beijing, Kini Leny Mengajar Bahasa Mandarin untuk Sesama Napi di Lapas BandungBank Mandiri Salurkan KUR Rp25,63 Triliun, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perluas Akses PembiayaanBRIN Paparkan Kemajuan Teknologi Nuklir untuk Pangan, Kesehatan, dan Berbagai Sektor StrategisPemkot Jakarta Timur Siapkan Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah Sembarangan di TPS Pascainsiden Petugas DamkarLansia di Pangandaran Ditangkap Usai Beli Motor Pakai Uang Mainan, Polisi Dalami ModusnyaImigrasi RI Perketat Bebas Visa Kunjungan, Dorong Masuknya Turis WNA Berkualitas ke IndonesiaSatpam SPPG di Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng MBG, Hasil Penjualan Disebut untuk Membeli NarkobaBahlil Temui Prabowo di Istana, Bahas Percepatan Listrik Desa dan Penataan Sektor PertambanganPolisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Ganja 3 Kilogram di Tangerang Lewat Operasi PenyamaranPersija Tambah Amunisi, Gelandang Bosnia Resmi Gabung Macan KemayoranPerburuan Sepatu Emas Memanas, Mbappe dan Messi Saling Tempel di Piala Dunia 2026Courtois Tegaskan Masih Siap Jadi Andalan Belgia di Bawah MistarDuka Menyelimuti Suporter Brasil Usai Langkah Selecao TerhentiTuchel Puji Mental Baja Inggris Usai Singkirkan MeksikoBelanda dan Jerman Sama-sama Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026Ancelotti Tunjukkan Ketenangan yang Jadi Kekuatan BrasilGagal Juara Grup, Kanada ‘Kehilangan’ Status Tuan Rumah di Piala DuniaArsenal Dekati Bruno GuimaraesBerapa Negara Asia yang Masih Punya Kans Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026?Ronaldo: Main Bagus Dipuji, Main Buruk Langsung Disuruh PensiunParaguay Unggul 1-0 atas Turki di Babak Pertama Piala Dunia 2026Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026Pogba Optimistis, Manchester United Dinilai Tak Lagi Jauh dari Gelar Liga InggrisBebek El Tri Curi Perhatian, Jadi Simbol Keberuntungan Baru Pendukung MeksikoCarragher: Inggris Akan Kesulitan di Piala Dunia 2026Tiada Dendam Zinchenko pada ArtetaProgram Jakarta On The Spot, Kabidhumas Polda Metro Serap Aspirasi Warga BekasiPolda Riau Gagalkan 6,94 Kg Sabu dan 969 Vape Narkoba Jaringan MalaysiaPolisi Amankan Enam Pelaku Pengeroyokan Viral terhadap Pelajar SMK di BogorMaling Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Jakarta Akhirnya Diringkus PolisiPerbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Berlanjut, Tiang Penerangan Jalan Mulai Dicabut
Trending News:BDO Soroti Ancaman Keamanan Data sebagai Tantangan Utama Adopsi AI di PerusahaanPolres Metro Jakarta Pusat Berikan Penjelasan Terkait Penghentian Penyelidikan Kasus PencurianKepala Bakom Klarifikasi Agenda di Istana Bogor, Tegaskan Bukan Rapat KabinetRSUD Dr Soetomo Tangani Dua Korban Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan BromoPentingnya Menjaga Kesehatan Mental Peserta Didik di Tengah Perkembangan Teknologi DigitalSporting Taklukkan Lens, Sabah Raih Kemenangan Penting atas PrahaPenggerebekan Kasus Narkoba di Kayumalue Ricuh, Petugas Hadapi Perlawanan WargaBanyumas Dilanda Kekeringan, Pemkab Gelar Shalat Istisqa untuk Memohon Turunnya HujanPenembakan Massal di Pennsylvania Tewaskan 8 Orang, Pelaku Ditemukan Tewas Bunuh DiriGempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG Ungkap Penyebab dan Pastikan Tak Berpotensi TsunamiKriminal Sepekan: Guru Pesantren Jadi Tersangka hingga Mahasiswa UI Mengalami PenganiayaanSembilan Atlet Muda dari Berbagai Daerah Raih Beasiswa Bulutangkis 2026 untuk Kembangkan PrestasiPria Berusia 61 Tahun Meninggal Akibat Mpox di Spanyol, Kewaspadaan terhadap Penyakit Menular DitingkatkanTabung Oksigen Meledak di Jakarta Utara, Satu Orang Tewas dan Satu Lainnya TerlukaBlok M Tetap Beroperasi Selama Penataan Kawasan, Tenant dan TransJakarta Tetap BukaKualitas Udara Jakarta Masuk Lima Besar Terburuk di DuniaTNI Perkenalkan Pakaian Dinas Upacara Baru pada Peringatan HUT Ke-81Pakar Nilai Penanganan Terorisme Jadi Wujud Kehadiran Negara Lindungi MasyarakatPenanganan Kasus Perundungan di Tangsel Kedepankan Kepentingan Terbaik AnakInflasi Tahunan Jakarta Capai 2,71 Persen pada September 2026Ada Apa dengan Cristiano Ronaldo? Tinggalkan Timnas Portugal Jelang Lawan DenmarkManchester City Tegaskan Tak Bersalah dan Siapkan Banding atas Putusan Premier LeagueDKI Kemarin: Kebakaran Joglo hingga Fasilitas RPTRA Pedongkelan DicuriWall of Jakarta di Pulau Tidung Perkuat Pesona Wisata Kepulauan SeribuPemkot Cirebon Angkat Keunikan Pecinan Jadi Destinasi Wisata BudayaESDM Siapkan CNG hingga Jargas untuk Tekan Konsumsi LPG 3 KgShania Gracia Ungkap Tantangan Perankan Vania di Serial Dalam Suka dan DustaAirlangga Tanggapi Tenang Ancaman Tarif AS terhadap Importir Minyak RusiaMSI Dorong Penghentian Impor Singkong untuk Angkat Harga dan Perluas Pasar BioetanolBelarus Bidik Penguatan Kemitraan dengan Indonesia dari Perdagangan hingga Kecerdasan BuatanGranit Xhaka Akui Kesalahan soal Sertifikat Vaksin COVID-19, Siap Kooperatif dalam PenyelidikanKomite Wasit Nilai Tekel Lee Kang-in ke Federico Valverde Layak Berbuah Kartu MerahKebakaran Apartemen Teluk Intan Jakarta Utara Berhasil Dipadamkan, 53 Penghuni SelamatDi Balik Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Kontak, Tim SAR Hadapi Cuaca hingga Arus LautKarhutla Kalsel Ancam Habitat Bekantan, Pemulihan Ekosistem Jadi PerhatianFrieslandCampina Siap Ambil Kendali Ultrajaya lewat Transaksi Rp14,57 TriliunKPK Geledah Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN, Dokumen dan Barang Bukti Elektronik DisitaKematian Serda Ahmad Diselidiki, Dugaan Kekerasan Senioritas Jadi SorotanKasus Korupsi hingga Dugaan Perburuan Penyu Warnai Peristiwa Hukum NasionalPramono Pastikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Jakarta Terdampak KekeringanBintang Rally Dunia Bakal Panaskan Persaingan World Cup Rally 2026 JakartaKebakaran Lahan di Jakarta Utara Diduga Dipicu Puntung RokokJokowi Dijadwalkan Hadiri Rakorda PSI Jawa Barat, Ribuan Kader BersiapEks Pejabat CIA Ditemukan Simpan Ratusan Emas Batangan, Kesepakatan Pengakuan Bersalah Mulai DibahasPolisi Atur Lalu Lintas dan Parkir Jelang Duel Persija vs Persib di GBKOperasional LRT Manggarai–Velodrome Menunggu Evaluasi Hasil Uji CobaBGN Perbarui Data Penerima MBG, 1.653 Satuan Pendidikan Dikeluarkan dari SasaranPuan Dorong Dukungan Psikologis bagi Keluarga Jurnalis dan Kru yang Hilang di Selat SundaPertamina Perketat Pengawasan, 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Sepanjang 2026Penerbangan di Soetta dan Halim Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Anak KrakatauIsnandar Syahputra Resmi Jabat Wakil Ketua PN Arga Makmur, Diharapkan Perkuat Pelayanan PeradilanPejabat Bank Jadi Tersangka Kelima Kasus Dugaan Korupsi KPR Rp237 Miliar di KarawangSurvei ASI Catat 51,5 Persen Publik Dukung Program Makan Bergizi Gratis DilanjutkanAbu Anak Krakatau Capai Jakarta, Pramono Minta Warga Terapkan Langkah 5MPemprov DKI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Tembus Pasar InternasionalKarhutla 20 Hektare di Inhil Berhasil Dipadamkan, Petugas Fokus Cegah Api Kembali MunculBadan Kehormatan DPD Segera Panggil Arya Wedakarna untuk Beri KlarifikasiJenazah Pria Ditemukan di Gardu Listrik Pancoran, Polisi Selidiki Penyebab KematianJoshua Wong Akui Bersalah dalam Kasus Kolusi Asing, Terancam Hukuman Tambahan hingga Seumur HidupPersib Bandung Terus Melaju, Kontribusinya Angkat Sepak Bola IndonesiaPansus DPRD DKI Soroti Tumpukan 60 Ribu Ton Sampah di NagrakPemprov Sumbar Percepat Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir Kembali TerjadiChina Perketat Aturan Keluar-Masuk Mulai 15 September, Data Ponsel Bisa DimintaDenny Sumargo Perdalam Bahasa Jepang demi Peran di Film “Baby Udon”Santri Jombang Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai, Zulhas Beri ApresiasiIndonesia dan Selandia Baru Perluas Kemitraan di Sektor Pangan dan Energi BersihMenkes Siapkan Tambahan Alkes RSUD Embung Fatimah untuk Perkuat Layanan KJSUDua Pengedar Diduga Pasok Narkoba ke Revaldo Fifaldi Berhasil Ditangkap Polisi7 Tanda Serangan Jantung pada Wanita yang Sering Tak DisadariDulu Dosen di Beijing, Kini Leny Mengajar Bahasa Mandarin untuk Sesama Napi di Lapas BandungBank Mandiri Salurkan KUR Rp25,63 Triliun, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perluas Akses PembiayaanBRIN Paparkan Kemajuan Teknologi Nuklir untuk Pangan, Kesehatan, dan Berbagai Sektor StrategisPemkot Jakarta Timur Siapkan Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah Sembarangan di TPS Pascainsiden Petugas DamkarLansia di Pangandaran Ditangkap Usai Beli Motor Pakai Uang Mainan, Polisi Dalami ModusnyaImigrasi RI Perketat Bebas Visa Kunjungan, Dorong Masuknya Turis WNA Berkualitas ke IndonesiaSatpam SPPG di Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng MBG, Hasil Penjualan Disebut untuk Membeli NarkobaBahlil Temui Prabowo di Istana, Bahas Percepatan Listrik Desa dan Penataan Sektor PertambanganPolisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Ganja 3 Kilogram di Tangerang Lewat Operasi PenyamaranPersija Tambah Amunisi, Gelandang Bosnia Resmi Gabung Macan KemayoranPerburuan Sepatu Emas Memanas, Mbappe dan Messi Saling Tempel di Piala Dunia 2026Courtois Tegaskan Masih Siap Jadi Andalan Belgia di Bawah MistarDuka Menyelimuti Suporter Brasil Usai Langkah Selecao TerhentiTuchel Puji Mental Baja Inggris Usai Singkirkan MeksikoBelanda dan Jerman Sama-sama Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026Ancelotti Tunjukkan Ketenangan yang Jadi Kekuatan BrasilGagal Juara Grup, Kanada ‘Kehilangan’ Status Tuan Rumah di Piala DuniaArsenal Dekati Bruno GuimaraesBerapa Negara Asia yang Masih Punya Kans Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026?Ronaldo: Main Bagus Dipuji, Main Buruk Langsung Disuruh PensiunParaguay Unggul 1-0 atas Turki di Babak Pertama Piala Dunia 2026Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026Pogba Optimistis, Manchester United Dinilai Tak Lagi Jauh dari Gelar Liga InggrisBebek El Tri Curi Perhatian, Jadi Simbol Keberuntungan Baru Pendukung MeksikoCarragher: Inggris Akan Kesulitan di Piala Dunia 2026Tiada Dendam Zinchenko pada ArtetaProgram Jakarta On The Spot, Kabidhumas Polda Metro Serap Aspirasi Warga BekasiPolda Riau Gagalkan 6,94 Kg Sabu dan 969 Vape Narkoba Jaringan MalaysiaPolisi Amankan Enam Pelaku Pengeroyokan Viral terhadap Pelajar SMK di BogorMaling Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Jakarta Akhirnya Diringkus PolisiPerbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Berlanjut, Tiang Penerangan Jalan Mulai Dicabut
Jakarta, 2 September 2026 – Aktivis prodemokrasi Hong Kong Joshua Wong mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi berkolusi dengan kekuatan asing yang dinilai membahayakan keamanan nasional. Pengakuan tersebut disampaikan Wong di Pengadilan Tinggi Hong Kong pada Rabu ketika menghadapi perkara kedua berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional yang diberlakukan Beijing pada 2020. Wong yang kini berusia 29 tahun telah berada di penjara selama hampir enam tahun karena sejumlah perkara yang berkaitan dengan aktivitas politiknya. Dalam kasus terbaru, jaksa menuduh Wong bekerja sama dengan aktivis Nathan Law dan sejumlah pihak lain untuk mendorong negara serta organisasi asing menjatuhkan sanksi atau tindakan lain terhadap Hong Kong dan China. Pengakuan bersalah tersebut membuat Wong berpotensi mendapatkan tambahan hukuman penjara, sementara jadwal pembacaan vonis belum ditentukan oleh pengadilan.
Dalam persidangan, jaksa memaparkan rangkaian aktivitas yang dituduhkan kepada Wong sebelum dan setelah berlakunya Undang-Undang Keamanan Nasional pada 30 Juni 2020. Wong dan Nathan Law disebut telah memiliki kesepahaman sejak beberapa tahun sebelumnya untuk menggunakan jaringan internasional sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan politik mereka. Aktivitas tersebut mencakup komunikasi dengan tokoh politik asing, kampanye internasional, serta seruan agar pemerintah dan institusi di luar China mengambil tindakan terhadap Beijing maupun pemerintah Hong Kong. Setelah undang-undang keamanan nasional mulai berlaku, aktivitas yang berkaitan dengan permintaan sanksi atau tindakan bermusuhan dari kekuatan asing dapat diproses sebagai pelanggaran keamanan nasional. Wong menyatakan menerima uraian fakta yang dibacakan jaksa dalam persidangan.
Jaksa juga menguraikan aktivitas Demosisto, kelompok politik yang pernah menjadi salah satu kendaraan politik Wong sebelum akhirnya dibubarkan pada 2020. Organisasi tersebut sebelumnya aktif mengampanyekan gagasan penentuan nasib sendiri bagi Hong Kong dan menjalankan berbagai aktivitas internasional. Wong bersama sejumlah aktivis lainnya beberapa kali melakukan perjalanan ke luar negeri serta bertemu politisi asing untuk membicarakan situasi politik Hong Kong. Setelah Nathan Law meninggalkan Hong Kong, kegiatan advokasi internasional dilanjutkan dari luar negeri. Jaksa menilai Wong tetap mendukung upaya tersebut melalui media internasional dan media sosial meskipun dirinya masih berada di Hong Kong.
Salah satu aktivitas yang menjadi perhatian dalam perkara adalah penyebaran kampanye yang mendorong perusahaan teknologi asing menghentikan kerja sama tertentu dengan aparat Hong Kong. Wong disebut membagikan petisi yang sebelumnya dipromosikan Nathan Law dan menyerukan perusahaan teknologi forensik digital agar menghentikan dukungan terhadap kepolisian. Salah satu perusahaan kemudian menghentikan penjualan produk tertentu kepada pelanggan di Hong Kong dan China. Jaksa menggunakan rangkaian aktivitas tersebut untuk menunjukkan bahwa kampanye internasional yang dijalankan memiliki dampak konkret. Dalam perspektif penuntutan, tindakan Wong setelah berlakunya Undang-Undang Keamanan Nasional menjadi bagian penting dalam membangun dakwaan kolusi dengan kekuatan asing.
Perkara terbaru menjadi kasus keamanan nasional kedua yang dihadapi Wong. Ia sebelumnya dijatuhi hukuman empat tahun delapan bulan penjara setelah mengaku bersalah atas konspirasi melakukan subversi terkait penyelenggaraan pemilihan pendahuluan tidak resmi pada 2020. Perkara tersebut melibatkan puluhan aktivis prodemokrasi yang mengikuti atau membantu penyelenggaraan pemilihan pendahuluan menjelang pemilihan legislatif. Jaksa menilai strategi politik yang dirancang kelompok tersebut bertujuan memperoleh mayoritas kursi legislatif dan menggunakan kewenangan parlemen untuk menekan pemerintah. Wong menjadi salah satu terdakwa yang kemudian dinyatakan bersalah dalam perkara tersebut.
Tanpa perkara terbaru, masa hukuman Wong sebelumnya diperkirakan berakhir pada Januari 2027. Namun, tuduhan kolusi dengan kekuatan asing berpotensi membuatnya harus menjalani masa penahanan lebih panjang. Undang-Undang Keamanan Nasional memberikan rentang hukuman yang berat terhadap pelanggaran kolusi, mulai dari beberapa tahun penjara hingga hukuman seumur hidup untuk perkara yang dinilai memiliki tingkat keseriusan tinggi. Pengakuan bersalah biasanya dapat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pengurangan hukuman. Meski demikian, besarnya hukuman akhir tetap berada dalam kewenangan pengadilan setelah mempertimbangkan tingkat keterlibatan dan keseluruhan fakta perkara.
Tim pengacara Wong meminta pengadilan menjatuhkan hukuman pada tingkat yang lebih rendah. Dalam argumentasi mitigasi, pengacara menekankan bahwa Wong telah berada dalam penjara sejak berusia 24 tahun dan kini mendekati usia 30 tahun. Masa penahanan yang panjang disebut telah memberikan kesempatan kepadanya untuk melakukan refleksi terhadap berbagai keputusan yang pernah diambil. Pihak pembela juga meminta pengadilan mempertimbangkan kondisi keluarga Wong, termasuk keinginannya untuk merawat orang tuanya setelah bebas. Argumentasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meyakinkan hakim agar tidak menempatkan perkara Wong pada kategori pelanggaran paling berat.
Pengacara juga berusaha membedakan tingkat keseriusan perkara Wong dengan sejumlah kasus keamanan nasional lain yang telah diputus pengadilan Hong Kong. Menurut pembela, peran dan tindakan Wong tidak dapat disamakan begitu saja dengan terdakwa dalam perkara yang memiliki cakupan aktivitas lebih besar. Penentuan kategori pelanggaran akan menjadi faktor penting karena berpengaruh terhadap titik awal hukuman yang dapat dijatuhkan. Pengadilan akan mempertimbangkan uraian jaksa mengenai aktivitas Wong serta argumentasi pembela sebelum menetapkan vonis. Untuk sementara, sidang ditunda dan tanggal pembacaan hukuman akan ditentukan kemudian.
Joshua Wong merupakan salah satu figur paling dikenal dari gerakan prodemokrasi Hong Kong dalam lebih dari satu dekade terakhir. Namanya mulai memperoleh perhatian luas ketika masih remaja setelah terlibat dalam gerakan pelajar yang menentang rencana penerapan pendidikan nasional pada 2012. Ia kemudian menjadi salah satu tokoh dalam gelombang demonstrasi besar pada 2014 yang dikenal sebagai Umbrella Movement. Gerakan tersebut menuntut sistem pemilihan yang lebih demokratis dan berlangsung selama berminggu-minggu di sejumlah kawasan utama Hong Kong. Sejak saat itu, Wong menjadi salah satu figur aktivis Hong Kong yang paling dikenal di tingkat internasional.
Setelah gelombang demonstrasi 2014, Wong bersama Nathan Law dan sejumlah aktivis lainnya membentuk Demosisto pada 2016. Kelompok tersebut mengusung agenda politik yang menekankan hak masyarakat Hong Kong menentukan masa depan politik mereka sendiri. Aktivitas Demosisto kemudian mendapatkan perhatian besar dari pemerintah Hong Kong dan Beijing karena dinilai menyentuh persoalan kedaulatan China. Ketika Undang-Undang Keamanan Nasional mulai berlaku pada 2020, Demosisto mengumumkan pembubaran organisasi. Sejumlah tokohnya kemudian meninggalkan Hong Kong, sedangkan Wong tetap berada di wilayah tersebut dan akhirnya menjalani berbagai proses hukum.
Undang-Undang Keamanan Nasional menjadi titik perubahan besar dalam lanskap politik Hong Kong. Aturan tersebut mengatur sejumlah tindak pidana yang berkaitan dengan separatisme, subversi, terorisme, serta kolusi dengan kekuatan asing. Pemerintah Hong Kong dan Beijing menilai regulasi tersebut diperlukan untuk memulihkan stabilitas setelah demonstrasi besar dan kerusuhan yang terjadi sepanjang 2019. Mereka berpendapat keamanan nasional merupakan syarat penting untuk menjaga ketertiban serta keberlanjutan ekonomi Hong Kong. Sejak pemberlakuannya, sejumlah tokoh politik, aktivis, dan pengelola media telah menghadapi proses hukum berdasarkan aturan tersebut.
Di sisi lain, penerapan undang-undang itu terus menjadi perdebatan internasional. Pemerintah sejumlah negara Barat dan kelompok hak asasi manusia menilai ruang politik dan kebebasan sipil Hong Kong mengalami penyempitan sejak regulasi diberlakukan. Pemerintah China dan Hong Kong menolak kritik tersebut serta menegaskan bahwa proses hukum dilakukan terhadap tindakan yang melanggar keamanan nasional, bukan terhadap pandangan politik semata. Mereka juga menekankan bahwa hak dan kebebasan tetap mendapatkan perlindungan selama dilaksanakan sesuai ketentuan hukum. Perbedaan pandangan tersebut membuat berbagai perkara keamanan nasional Hong Kong terus mendapatkan perhatian internasional.
Kasus Wong juga berkaitan dengan Nathan Law yang kini berada di luar Hong Kong. Law meninggalkan wilayah tersebut setelah Undang-Undang Keamanan Nasional diberlakukan dan kemudian menetap di Inggris. Otoritas Hong Kong menempatkannya sebagai salah satu aktivis yang dicari karena dugaan pelanggaran keamanan nasional. Dalam perkara Wong, jaksa menuduh keduanya memiliki hubungan dalam kegiatan lobi internasional yang telah berlangsung sejak sebelum regulasi keamanan nasional diterapkan. Aktivitas Law dari luar negeri kemudian menjadi salah satu unsur yang digunakan untuk menjelaskan dugaan hubungan Wong dengan kampanye internasional tersebut.
Perhatian terhadap persidangan Wong terlihat dari kehadiran sejumlah diplomat asing di Pengadilan Tinggi Hong Kong. Kasus tersebut dinilai penting karena Wong telah lama menjadi salah satu simbol gerakan prodemokrasi wilayah itu. Proses hukumnya juga berlangsung ketika otoritas Hong Kong terus menerapkan kebijakan keamanan nasional terhadap berbagai bentuk aktivitas yang dianggap mengancam stabilitas. Bagi pemerintah Hong Kong, perkara tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap tindakan yang dinilai meminta kekuatan asing memberikan tekanan terhadap China. Sementara bagi para pendukung Wong, proses hukum tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai ruang bagi aktivitas politik dan kebebasan berekspresi.
Pengakuan bersalah Wong membuat tahap berikutnya akan berfokus pada penentuan hukuman. Hakim perlu menentukan tingkat keseriusan pelanggaran, peran Wong dalam aktivitas yang dipersoalkan, serta berbagai faktor yang disampaikan dalam argumentasi mitigasi. Pengakuan bersalah dapat memengaruhi besarnya hukuman, tetapi tidak menghilangkan kemungkinan Wong menjalani tambahan masa penjara setelah hukuman sebelumnya selesai. Hal tersebut menjadi penting karena sebelum munculnya dakwaan terbaru, ia diperkirakan dapat menyelesaikan masa hukumannya pada awal 2027. Putusan dalam perkara kolusi akan menentukan apakah masa penahanan tersebut kembali diperpanjang secara signifikan.
Perkara terbaru Joshua Wong pada akhirnya menjadi babak baru dalam perjalanan hukum salah satu aktivis politik paling terkenal di Hong Kong. Pengakuannya atas tuduhan konspirasi berkolusi dengan kekuatan asing membuat kemungkinan bebas pada Januari 2027 menjadi semakin tidak pasti. Pengadilan belum menetapkan tanggal pembacaan hukuman, sementara pihak pembela meminta vonis yang lebih ringan dengan mempertimbangkan pengakuan bersalah, lamanya masa penahanan, dan kondisi pribadi Wong. Kasus tersebut juga diperkirakan tetap menjadi perhatian internasional karena berkaitan langsung dengan penerapan Undang-Undang Keamanan Nasional dan perubahan lanskap politik Hong Kong sejak 2020. Keputusan hakim nantinya akan menentukan berapa lama Wong harus menjalani hukuman tambahan sekaligus menjadi salah satu putusan penting dalam rangkaian perkara keamanan nasional di wilayah tersebut.
Penembakan Massal di Pennsylvania Tewaskan 8 Orang, Pelaku Ditemukan Tewas Bunuh Diri
Jakarta, 11 Oktober 2026 – Penembakan massal mengguncang Kota Erie, Pennsylvania, Amerika Serikat, setelah seorang pria berusia 45 tahun menembak mati delapan orang sebelum diduga mengakhiri hidupnya sendiri. Peristiwa tragis…
Imigrasi RI Perketat Bebas Visa Kunjungan, Dorong Masuknya Turis WNA Berkualitas ke Indonesia
Jakarta, 30 Juli 2026 – Direktorat Jenderal Imigrasi menegaskan kebijakan bebas visa kunjungan bagi warga negara asing atau WNA diterapkan secara selektif untuk mendorong masuknya wisatawan yang memberikan manfaat bagi…